Minggu, Juli 8

Analisis Profitabilitas Pada Perusahaan

Pada analisa ini perusahaan mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba baik dengan menggunakan aktiva yang ada maupun dengan menggunakan modal sendiri.

Dalam analisis rasio profitabilitas ini terdiri dari dua jenis rasio yang menunjukkan laba dalam hubungannya dengan penjualan dan rasio yang menunjukkan laba dalam hubungannya dengan investasi.  Kedua rasio ini secara bersama-sama menunjukkan efektivitas.  Rasio profitabilitas dalam hubungannya antara penjualan dengan laba dapat dibedakan sebagai berikut :
 
1. Net Profit Margin
Net Profit Margin (NPM) atau Marjin Laba Bersih merupakan keuntungan penjualan setelah menghitung seluruh biaya dan pajak penghasilan.  Marjin ini menunjukkan perbandingan laba bersih setelah pajak dengan penjualan.

 

Interprestasi dari hasil analisa ini adalah untuk mengukur sejauh mana laba bersih sesudah pajak yang dapat dicapaidari besarnya volume penjualan.  Rasio profitabilitas dalam hubungannya antara laba dengan investas, yaitu :
 
2. Return On Invesment (ROI)
Analisa Roi ini merupakan teknik analisa yang lazim digunakan oleh pimpinan perusahaan untuk mengukur tingkat efektivitas dan keseluruhan operasi perusahaan.  ROI ini digunakan untuk dapat mengukur kemampuan perusahaan dengan keseluruhan dana yang ditanamkan di dalam aktiva yang digunakan untuk operasi perusahaan dalam usahanya menghasilkan keuntungan.  Dengan demikian rasio ini menghubungkan keuntungan yang diperoleh dari operasi perusahaan (nett operating income) dengan jumlah investasi atau aktiva yang digunakan untuk menghasilkan keuntungan operasi tersebut (nett operating assets).
Besarnya ROI dipengaruhi oleh 2 faktor :
  1. Turn over dari operating assets (tingkat perputaran aktiva yang digunakan untuk operasi).
  2. Profit margin, yaitu besarnya keuntungan operasi yang dinyatakan dalam prosentasi dan jumlah penjualan bersih.  Profit margin ini mengukur tingkat keuntungan yang dapat dicapai oleh perusahaan dihubungkan dengan penjualannya.  Besarnya ROI akan berubah kalau ada perubahan profit margin atau assaets turn over, basik masing-masing atau kedua-duanya.  Dengan demikian maka pimpinan perusahaan dapat menggunakan salah satu atau kedua-duanya dalam rangka usaha untuk memperbesar ROI.  Usaha mempertinggi ROI dengan memperbesar profit margin adalah bersangkutan dengan usaha untuk mempertinggi efisiensi di sector produksi, penjualan dan administrasi.  Usaha mempertinggi ROI dengan memperbesar assets turn over adalah kebijaksanaan investasi dana dalam berbagai aktiva, baik aktiva lancar maupun aktiva tetap.
Rumus ROI :

 

ROI dan pendekatan Dupont
        Dupont menganalisis ROI dengan mengalikan antara nett profit margin (NPM) dengan total assets turn over (TATO).  Dengan demikian                 ROI = NPM x TATO
 
3. Rate of Return on Total Assets, menunjukkan kemampuan totakl aktiva menghasilkan laba sebelum dipotong bunga dan pajak.

 

Bagikan Artikel Ini :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Posting Acak

Kumparan Berita

Loading...

Copyright  © 2013 Ilmu Ekonomi - All Rights Reserved | Powered By BLOGGER |

Kembali ke ATAS