Selasa, April 3

Penyusunan Laporan Arus Kas

Dalam PSAK No.2 yang dapat dipergunakan perusahaan terdapat dua metode untuk menyajikan laporan arus kas yaitu metode langsung dan metode tidak langsung. Kedua metode tersebut mendatangkan jumlah subtotal yang sama untuk aktivitas operasi, aktivitas investasi, aktivitas pembelanjaan/pendanaan dan arus kas bersih selama periode tertentu. Metode tersebut berbeda hanya dalam cara menunjukkan arus kas dari aktivitas operasi.
 
1. Metode Langsung
a. Arus Kas Dari Aktivitas Operasi
Arus kas operasi dicatat pada bagian awal laporan arus kas karena arus kas operasi merupakan sumber kas yang terbesar dan sangat penting untuk sebagian besar perusahaan. Kegagalan operasi perusahaan untuk menghasilkan arus kas masuk yang besar untuk suatu periode yang panjang dapat merupakan tanda adanya kesulitan pada perusahaan. Arus kas dari aktivitas operasi meliputi: Penerimaan kas dari langganan. penjuaran tunai dengan segera menghasilkan kas, sedangkan penjualan kredit meningkatkan piutang tetapi bukan kas. Hanya penerimaan kas yang dilaporkan dalam laporan arus kas. Penerimaan dari langganan mencakup penjuaran tunai dan penerimaan penagihan piutang dari penjualan kredit.
  • Penerimaan kas dari bunga. pendapatan bunga diperoleh dari wesel tagih. Laporan laba rugi meraporkan pendapatan bunga. Semakin panjang waktu, maka pendapatan bunga bertambah, sebaliknya bunga kas hanya diterima dalam suatu waktu tertentu. Hanya penerimaan bunga kas yang muncul pada laporan arus kas.
  • Penerimaan kas dari dividen. Dividen di peroleh dari investasi dalam saham. pendapatan dividen biasanya dicatat sebagai pos laporan laba rugi ketika kas diterima. Penerimaan kas dilaporkan dalam laporan arus kas. Penerimaan dividen merupakan bagian dari aktivitas operasi, sedangkan pembayaran dividen dapat dikategorikan aktivitas pendanaan.
  • Pembayaran kepada pemasak. pembayaran kepada pemasok meliputi semua pengeluaran kas untuk pembelian persediaan dan untuk biaya operasi kecuali kompensasi karyawan, bunga, dan pajak penghasilan. Pemasok merupakan suatu entitas yang menyediakan persediaan dan jasa penting lainnya untuk perusahaan.
  • Pembayaran kepada karyawan Kategori ini mencakup pengeluaran untuk gaji, upah, komisi, dan bentuk lain dari kompensasi karyawan. Jumrah beban yang terhutang tidak termasuk karena pos tersebut belum dibayar. Laporan laba rugi melaporkan beban, termasuk jumlah yang terhutang. Laporan arus kas melaporkan hanya pembayaran.
  • Pembayaran beban bunga dan pajak. Pembayaran kas ini dilaporkan terpisah dari beban lainnya. Pembayaran bunga menunjukkan beban kas dari pinjaman uang. Laporan arus kas melaporkan pembayaran kas untuk bunga dan pembayaran untuk pajak penghasilan.
b. Arus Kas Dari Aktivitas lnvestasi
Banyak analisis melihat investasi sebagai kegiatan yang penting, karena investasi menentukan arah perusahaan dimasa datang. Pembelian aktiva tetap dengan jumlah besar merupakan tanda adanya ekspansi, yang biasanya merupakan suatu tanda baik bagi perusahaan. Rendahnya tingkat kegiatan investasi dalam suatu periode yang panjang berarti perusahaan tidak memperbaharui aktiva tetapnya. Pengetahuan tentang arus kas jenis ini membantu investor dan kreditor mengevaluasi ke arah mana manajer mengarahkan perusahaannya. Arus kas dari aktivitas investasi meliputi :
  • Pembayaran kas untuk pemberian aktiva tetap dan pemberian pinjaman pada perusahaan lain. Pembelian tanah, bangunan dan peraratan, memberikan pinjaman kepada perusahan lain dan menerima wesel tagih termasuk aktivitas investasi karena perusahaan menginvestasikan aktivanya untuk penggunaan dalam perusahaan bukan untuk dijual kembati.
  • Penerimaan bunga dan dividen. Pos ini merupakan penerimaan kas dari transaksi investasi.
c. Arus Kas Dari Aktivitas pendanaan.
Arus kas dari aktivitas pendanaan meliputi :
  • Hasil dari pengeluaran saham dan hutang. Pengeluaran saham (saham biasa dan saham preferen) dan hutang merupakan dua cara untuk membiayai operasi perusahaan.
  • Pembayaran hutang dan pembayaran saham perusahaan sendiri. Pembayaran hutang menurunkan kas, yang merupakan kebalikan dari peminjaman uang. Transaksi lain dalam kategori ini adalah pembelian saham perbendaharaan dan pembayaran untuk menarik saham yang beredar.
  • Pembayaran dividen kas. Pembayaran dividen kas mengurangi kas karena itu dilaporkan sebagai pembayaran kas.

2. Metode Tidak Langsung
Metode ini dimulai dari laba bersih dan menunjukkan rekonsiliasi dari laba bersih terhadap arus kas operasi. Dalam pelaporan aktivitas investasi dan aktivitas pendanaan tidak terdapat perbedaan.

Bagian aktivitas operasi dari laporan tersebut dimulai dengan laba bersih, yang diambil secara langsung dari laporan laba rugi. Selanjutnya sejumlah penambahan dan pengurangan menyertai proses ini. Penambahan dan pengurangan ini diberi label "Penambahan” (pengurangan) pos-pos yang mempengaruhi laba bersih dan arus kas secara berbeda. Pos-pos tersebut antara lain :

a. Penyusutan dan Amortisasi.
Beban-beban ini ditambahkan pada laba bersih untuk mencapai arus kas dari aktivitas operasi. Beban penyusutan tidak mempunyai pengaruh terhadap kas, akan tetapi penyusutan dikurangkan dari pendapatan dalam perhitungan laba. Karena itu untuk menyesuaikan laba bersih menjadi arus kas dari operasi, penyusutan harus ditambahkan kembali ke laba bersih. Penambahan kembali menghapuskan pengurangan sebelumnya.
b. Keuntungan dan Kerugian Dari Penjualan Aktiva
Penjualan aktiva tetap merupakan aktivitas investasi bagi laporan arus kas. Keuntungan atau kerugian atas penjualan merupakan penyesuaian terhadap laba. Kerugian atas penjualan aktiva tetap juga merupakan suatu penyesuaian terhadap laba bersih dalam laporan arus kas. Kerugian akan ditambahkan kembali ke laba untuk menghitung arus kas dari aktivitas operasi. Hasil dari penjualan aktiva tetap dilaporkan dalam aktivitas investasi.

c. Perubahan Dalam Akun Aktiva Lancar dan Kewajiban Lancar
Sebagian besar aktiva lancar dan kewajiban lancar merupakan hasil dari aktivitas operasi, dan beban lainnya. Perubahan dalam akun lancar ini dilaporkan sebagai penyesuaian terhadap laba bersih pada laporan arus kas.

Peraturan-peraturannya adalah :
  • Suatu peningkatan dalam aktiva lancar selain kas akan dikurangkan dari laba bersih untuk menghitung arus kas dari operasi.
  • Suatu penurunan dalam aktiva lancar diluar akun kas akan ditambahkan ke laba bersih.
  • Suatu penurunan dalam kewajiban lancar akan dikurangkan dari laba bersih.
  • Suatu peningkatan dalam kewajiban lancar akan ditambahkan ke laba bersih.
Perhitungan arus kas masuk bersih atau arus kas keluar bersih dari aktivitas operasi dengan metode tidak langsung mengambil jalur yang sangat berbeda dari perhitungan dengan metode langsung. Akan tetapi kedua metode tersebut menghasilkan arus kas bersih yang sama.
Bagikan Artikel Ini :

1 komentar:

Posting Acak

Kumparan Berita

Loading...

Copyright  © 2013 Ilmu Ekonomi - All Rights Reserved | Powered By BLOGGER |

Kembali ke ATAS